Sebelum Nadiem Makarim Meniadakan UN, Ada Pesan Dari Ma’ruf Amin

Sebelum Nadiem Makarim Meniadakan UN, Ada Pesan Dari Ma'ruf Amin

Wakil Presiden (Wakil presiden) Maruf Amin minta Mendikbud Nadiem Makarim membahas gagasan penghilangan Ujian Nasional (UN) yang sampai kini dipakai jadi skema mengukur standarisasi potensi anak sekolah di Indonesia. Ma’ruf mengaku, standarisasi itu tidak dapat diaplikasikan di semua wilayah. “Itu harus ditelaah, seperti apa yang dapat. Itu tidak gampang. Dulu telah dipastikan melalui UN, itu tidak dapat jadikan ukuran yang valid untuk semua wilayah. Nah saat ini cari (alternatif) itu,” tutur Maruf di Kantor Wakil presiden, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/12).

Ma’ruf mengharap Nadiem dapat temukan jalan keluar alternatif UN. “Sedang dicari alternatif dari UN, untuk mengukur standar nasional. Kami harap kelak lewat Mendikbud bisa diketemukan untuk mengubah UN,” katanya, seperti diambil dari Rakyat Merdeka RMCO. Wawasan itu sebenarnya telah mulai muncul semenjak jaman Mendikbud dijabat M Nuh pada 2013. Waktu itu, UN untuk SD sukses dihapus. Tetapi, buat SMP serta SMA, belum. Selanjutnya, 2015, Mendikbud Anies Baswedan merencanakan mengubah ide UN. Tetapi, sampai ia lengser, wawasan itu belum terealisasi.

Baca juga : Australia Tuding Faksi Asing Kerjakan Serangan Siber ke Negaranya

Penghilangan UN ramai di akhir 2016 waktu Mendikbud dijabat Muhadjir Effendy. Ia sempat mewacanakan ingin lakukan moratorium penerapan UN 2017. Kemendikbud juga menyiapkan penerapan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jadi alternatif UN. Tetapi, ide moratorium itu tidak diterima Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurutnya, UN masih dibutuhkan di skema pendidikan di Tanah Air. Pada akhirnya, Presiden Jokowi putuskan supaya penerapan UN masih dikerjakan pada tahun 2017.

Ketetapan itu diambil di rapat kerja terbatas kabinet pada 12 Desember 2016. Nadiem sendiri pastikan UN masih dikerjakan pada 2020. Sesaat masalah penghilangan UN, masih ditelaah. “Kan masih ditelaah. Baru minggu lalu kan. Ya kami setahap assessment. Step menilai, jadi ya belum siap,” kata Nadiem, 30 November kemarin.

2 thoughts on “Sebelum Nadiem Makarim Meniadakan UN, Ada Pesan Dari Ma’ruf Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *