Presiden Joko Widodo Dongkrak Budget Pendidikan Jadi Rp505 Triliun

Presiden Joko Widodo Dongkrak Budget Pendidikan Jadi Rp505 Triliun

Presiden Joko Widodo mengatakan akan membagikan budget sebesar Rp505,8 triliun untuk bidang pendidikan pada 2020 kelak. Budget itu bertambah 29,6 % dibanding realisasi budget pendidikan pada 2015 lalu yang cuma seputar Rp390,3 triliun. Pengakuan itu dia berikan dalam pidato Nota Keuangan APBN 2020 di Gedung DPR, Minggu(03/11). Tidak hanya di bidang pendidikan, kenaikan budget dikerjakan Jokowi di bagian kesehatan.

Jokowi mengatakan akan meningkatkan budget kesehatan jadi Rp132,2 triliun pada 2020 akan datang. Budget itu naik 2x lipat dibandingkan realisasi pada 2015 yang cuma sebesar Rp69,3 triliun. Di bidang pendidikan, Jokowi menjelaskan penambahan budget itu dikerjakan untuk meneruskan program Pertolongan Operasional Sekolah (BOS) buat 54,6 juta siswa. Diluar itu, budget dipakai untuk bea siswa buat 20,1 juta siswa.

Baca juga : Ini Jurus Perguruan Tinggi di Surabaya Perkenalkan Dunia Universitas Melalui Ospek

Tidak hanya untuk kepentingan itu, Jokowi menjelaskan budget di bagian pendidikan akan dipakai untuk melakukan Kartu Indonesia Pandai Kuliah (KIP- Kuliah). Target mahasiswa yang akan diberi bea siswa dalam program itu sampai 818 ribu orang. Mereka datang dari golongan keluarga kurang dapat. Budget akan dipakai untuk mengongkosi Program Kartu Prakerja. Selain itu, di bidang kesehatan, dia menjelaskan budget akan digelontorkan untuk meneruskan program prioritas di bagian kesehatan.

Salah satunya prioritas itu, Program Agunan Kesehatan Nasional JKN. Jokowi menjelaskan budget kesehatan diantaranya akan digunakan untuk mengongkosi agunan kesehatan 96,8 juta jiwa warga kurang dapat penerima pertolongan pungutan. Jokowi mengharap gelontoran budget itu nanti dapat bidang pendidikan di negeri dapat lebih baik. “Dengan budget pendidikan yang bertambah itu diinginkan tidak lagi ada anak Indonesia yang ketinggalan,” tuturnya. Menurut Jokowi dengan budget itu potensi fundamen beberapa anak Indonesia ke depan diinginkan tetap dibuat, dari mulai pendidikan umur awal serta pendidikan fundamen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *