Ini Jurus Perguruan Tinggi di Surabaya Perkenalkan Dunia Universitas Melalui Ospek

Ini Jurus Perguruan Tinggi di Surabaya Perkenalkan Dunia Universitas Melalui Ospek

Beberapa perguruan tinggi di Surabaya, Jawa Timur memperjelas tidak ada perpeloncoan waktu Tujuan Studi serta Pengenalan Universitas (Ospek) pada mahasiswa baru. Perguruan tinggi akan memberi sangsi bila perpeloncoan masih dikerjakan. Kepala Jurusan Tehnik Elektromedik Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Surabaya, Andjar Pudji menjelaskan, faksinya memberi materi Ospek atau di Poltekkes diberi nama Pengenalan Program Studi Mahasiswa (PPSM) supaya tidak ada praktik perpeloncoan.

“Sepanjang empat hari dari mulai tanggal 22-25 Juli ini kami memberi beberapa materi seperti pengenalan universitas, materi antinarkoba yang menggandeng BNN (Tubuh Narkotika Nasional, red) dan bhakti universitas. Ia mengatakan, semenjak beberapa tahun kemarin tidak ada kegiatan perpeloncoan di kampusnya waktu PPSM. Cuma berbentuk perjumpaan di antara mahasiswa baru serta mahasiswa lama.

“Di sini semenjak beberapa tahun kemarin tidak ada perpeloncoan. Tetapi memang benar ada perjumpaan dengan senior-senior. Bila ada perpeloncoan, dari universitas akan menyebut faksi panitia diberi peringatan hingga ada rambu-rambu serta masih termonitor,” kata Anjar. Direktur Kemahasiswaan Kampus Airlangga Surabaya, Hadi Subchan menjelaskan, di kampusnya mahasiswa baru selama saat Ospek akan dikasih materi berkaitan pendidikan ciri-ciri, pendidikan wacana berkebangsaan.

Baca juga : Hindari Menjiplak, Pelajar India Gunakan Kardus Waktu Ujian

Diluar itu, ada pula pendidikan dan tanam pohon bersama dengan yang dikemas dalam pekerjaan bernama PKKMB (Pengenalan Kehidupan Universitas buat Mahasiswa Baru). PKKMB, kata Hadi, dikerjakan oleh universitas serta dibiayai oleh universitas. Berarti Unair Surabaya bertanggungjawab serta mengatur penuh pekerjaan itu. “Bila ada perpeloncoan kami akan memberikan sangsi akademis. Bila ada faktor pidana akan diolah sesuai dengan ketetapan hukum positif,” tutur Hadi.

Kerja Kolektif Bersama dengan Warga  Selain itu, Kepala Instansi Info serta PMB Kampus Muhammadiyah Surabaya, Radius Setiawan mengutarakan, waktu Ospek mahasiswa baru di kampusnya akan ditempatkan pada kerja kolektif bersama dengan warga, seperti bersihkan sungai, sampah serta semacamnya. UMS pun tidak enggan memberi sangsi tegas bila berlangsung peloncoan waktu ospek. Menurut dia, tanda-tanda perpeloncoan akan gampang dideteksi lewat verifikasi jadwal yang dikerjakan universitas. “Universitas lewat biro kemahasiswaan awalnya lakukan verifikasi jadwal, agenda acara serta beberapa hal tehnis yang akan diaplikasikan dalam ospek. Jadi proses dari itu, beberapa hal yang berbentuk perpeloncoan tentu terdeteksi.

1 thought on “Ini Jurus Perguruan Tinggi di Surabaya Perkenalkan Dunia Universitas Melalui Ospek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *