Hindari Menjiplak, Pelajar India Gunakan Kardus Waktu Ujian

Hindari Menjiplak, Pelajar India Gunakan Kardus Waktu Ujian

Dengan fakta menahan manipulasi serta praktik menjiplak, satu sekolah tinggi di di Haveri, Karnataka, India mengaplikasikan kebijaksanaan baru waktu melakukan ujian tercatat. Triknya ialah mengharuskan beberapa pelajar tutup kepala dengan kardus. Diambil dari fairmountschoolpta, Minggu (27/10), praktik itu dikerjakan pada Rabu minggu lalu di Sekolah Tinggi Pra-Universitas Bhagat. Kardus yang telah diubah itu supaya pandangan beberapa siswa yang memakainya cuma fokus pada hal yang di depannya saja.

Insiden itu selanjutnya diabadikan satu orang pegawai sekolah dalam beberapa photo yang selanjutnya diupload ke Facebook. Foto-foto itu lalu menyebar secara cepat serta menyebabkan masukan di sosial media. Menteri Pendidikan Negara Sisi Karnataka, S. Suresh Kumar, memandang praktik yang digerakkan perguruan tinggi itu tidak bisa diterima. “Kebanyakan orang tidak memiliki hak memperlakukan orang lain, khususnya beberapa siswa, lebih dari binatang. (Tindakan) ini akan diatasi dengan pas,” kata Kumar dalam cuitan Twitternya.

Perwakilan manajemen sekolah tinggi, M.B. Sateesh, mengatakan faksi sekolah tinggi sudah membuat keterangan tercatat serta keinginan maaf pada pemerintah ditempat. Selanjutnya, dia mengutamakan eksperimen itu tidak diharuskan serta faksi sekolah sudah memberi tahu beberapa orang-tua murid. Eksperimen akan berlaku pada siswa yang sudah memperoleh kesepakatan orang-tua, dimana dalam ujian itu cuma ada 56 dari 72 peserta ujian yang bereksperimen itu.

Baca juga : Syahrial Alamsyah, Salah Satu Pelaku Penusukan Wiranto Jurusan Fakultas Hukum

“Mereka katakan mereka nyaman dengan uji cobanya. Faksi sekolah tinggi tidak mengganggu beberapa siswa. [Uji coba] ini cuma pilihan, beberapa [siswa] terjebak dalam uji coba serta yang lain tidak,” katanya. Sateesh selanjutnya menerangkan jika sepanjang selama eksperimen, beberapa siswa bawa kardus sendiri serta melepasnya sesudah 15 sampai 30 menit. Faksi sekolah tinggi menyarankan mereka melepasnya dalam tempo satu jam sesudah kerjakan ujian. Kebijaksanaan itu diaplikasikan sesudah sekolah tinggi itu diterpa persoalan manipulasi yang massif pada tahun kemarin. Aksi manipulasi di India terjadi sepanjang beberapa waktu paling akhir, dimana masalah yang paling terkenal berlangsung pada 2015 yang lalu di Bihar. Insiden itu menunjukkan beberapa orangtua serta kerabat keluarga yang memanjat dinding sekolah supaya bisa memberi kertas sontekan.

Pendidikan di India dipandang seperti komoditas bernilai yang bisa jadi kunci untuk dapat keluar dari lingkaran kemiskinan. Tetapi, pendidikan dapat mengakibatkan beberapa siswa ada dibawah desakan sebab harus dapat lulus ujian serta tingkatkan harapan pada saat yang sama. Beberapa kritikus memandang desakan jadi motif penting dari manipulasi serta pemicu kesehatan mental yang lemah di golongan siswa. Karena desakan pendidikan disangka jadi penyebab masalah bunuh diri 19 siswa di Telanga sesudah hasil ujian mereka keluar.

1 thought on “Hindari Menjiplak, Pelajar India Gunakan Kardus Waktu Ujian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *